Cari Disini

SAAT INI

Links

Klik Dapat Uang

Pilihlah Teman Yang Membawa Kebaikan

Written By muhamad alfha on Senin, 05 September 2011 | 22.13


Berapa banyak teman anda saat ini?

Diantara semua teman Anda, berapa banyak yang suka mengajak Anda berbuat kebaikan?
Seringkali kita melihat orang-orang berkumpul di suatu tempat dengan berbondong-bondong ada yang mengadakan bakti sosial dan ada juga yang hanya nongkrong tidak jelas yang pekerjaannya adalah menikmati hasil kerja keras orang tua mereka untuk suatu hal yang kurang berarti.

Coba  Anda pikirkan, diantara dua hal diatas. Termasuk golongan yang manakah Anda saat ini?

Tidak bisa disebut teman jika Ia hanya mengajak Anda pada hal-hal yang buruk dan kadangkala membahayakan diri Anda. Seorang teman yang baik tidak ingin membahayakan temannya sendiri dan selalu mengajak pada kebaikan, bukan sebaliknya.

Marilah kita ubah paradigma kita tentang teman. Mulailah berteman dengan orang-orang yang baik, orang-orang yang mengajak kita pada kebaikan. Orang-orang yang akan mengingatkan kita saat kita berbuat salah dan yang selalu menemani kita saat suka maupun duka. Beruntunglah, bagi orang-orang  yang mendapatkannya.

“Sebaik-Baiknya Teman Itu Adalah Yang Menunjukan Pada Kebaikan”
22.13 | 0 komentar | Read More

Nikmatilah Apa Yang Ada

Bersyukurlah dengan apa yang telah Anda dapatkan saat ini. Apa yang telah menjadi milik Anda, itulah apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda. Jika hari ini Anda hanya bisa makan dengan nasi dan ikan asin, maka nikmatilah. Dengan begitu Anda telah menjadi orang yang beruntung.
Mengharapkan hal yang lebih baik menimpa Anda esok hari daripada hari ini, itu adalah kebaikan. Dengan begitu Anda akan berusaha lebih giat lagi untuk mewujudkannya.
Hari ini Anda sedang lapar dan dirumah Anda hanya ada nasi dan ikan asin, tiba-tiba ada orang yang menawarkan ayam panggang pada Anda tapi Ia akan memberikannya esok hari, apa yang akan anda lakukan?

Apakah Anda akan memakan makanan yang ada hari ini?

Atau menahan rasa lapar Anda dan menunggu ayam panggang yang akan Anda dapatkan esok hari?

Ketahuilah, hari kemarin telah berlalu dan tidak akan bisa kembali lagi. Hari esok adalah sebuah khayalan yang kedatangannya belum dapat dipastikan untuk anda. Tapi hari ini, hari dimana Anda hidup, lakukanlah hal yang terbaik hari ini karena sesuatu yang nyata ada di depan Anda. Maka bersyukurlah dan nikmati apa yang hari ini Anda dapatkan.

“Telur Hari Ini Lebih Baik Daripada Ayam Esok Hari”

22.10 | 0 komentar | Read More

Menuntut Ilmu


Saat kita sekolah, kita terus berlomba untuk menjadi yang terbaik. Kita selalu ingin menjadi nomor satu dan tidak ingin dikalahkan oleh orang lain. Dengan menjadi nomor satu kita akan merasa bangga dan akan ada banyak orang yang mengenal kita.

Pernahkah kita berpikir, berapa banyak ilmu yang telah kita miliki?
Apakah kita puas dengan apa yang telah kita miliki?

Selalu ingin jadi nomor satu itu adalah wajar, karena itu pula kita terus belajar. Tapi,  yang harus kita ketahui adalah belajar dan terus menuntut ilmu itu bukan untuk jadi nomor satu, melainkan karena kita sendiri yang membutuhkan ilmu untuk kehidupan kita.

Jika Anda saat ini telah puas dengan ilmu yang Anda miliki, sekaranglah saatnya Anda untuk merasa tidak puas. Jadilah Anda orang yang tamak dalam menuntut ilmu dan bersabarlah karena menuntut ilmu itu membutuhkan waktu yang panjang. Teruslah belajar, dan jadikanlah ilmu itu kebutuhan Anda seperti Anda membutuhkan makanan ketika Anda merasa lapar.

“ Saudaraku, Kamu Tidak Akan Mendapatkan Ilmu Kecuali Dengan Enam Perkara. Akan Aku Berikan Perinciaannya Dengan Jelas, Yaitu Kecerdasan, Ketamakan Terhadap Ilmu, Kesungguhan, Harta Benda, Bersahabat Dengan Guru, Dan Waktu Yang Panjang”
22.04 | 0 komentar | Read More

Mengejar Impian


Setiap orang mempunyai impian yang ingin ia raih. Dengan impiannya setiap orang bisa bertahan untuk terus berusaha dan mau bersabar menghadapi segala cobaan yang datang.

Ketahuilah, banyak jalan untuk mengejar impian kita. Janganlah menyerah, meski kegagalan itu seringkali datang menghampiri. Renungkanlah, jalan apa yang telah kita pilih yang mengakibatkan kita mengalami kegagalan.

Apakah jalan kita sesuai dengan impian kita?

Perhatikanlah,  setiap langkah yang akan kita lakukan untuk menggapai impian kita.
Jadikanlah kegagalan kita itu pelajaran yang berharga, karena tidak ada kegagalan jika tidak ada keberhasilan. Jika kita mempunyai sebuah impian, maka perhatikanlah langkah-langkah kita untuk tetap melangkah dan terus melangkah hingga sampai pada tujuan, yaitu impian kita.


“ Barangsiapa Berjalan Pada Jalannya Maka Sampailah Ia”
22.01 | 0 komentar | Read More

Kapan Kita Harus Bicara?


Orang  yang merasa pandai biasanya dia suka banyak bicara. Kita dituntut untuk pandai berbicara, selain bisa menbantu kita dalam berkomunikasi, berbicara juga bisa membantu orang lain dalam permasalahan mereka. 

Tapi, berbicara seperti apa yang bisa membantu orang lain?  Yaitu berbicara pada tempatnya. Hormatilah orang lain saat mereka berbicara, maka orang lain juga akan menghormati apa yang anda bicarakan. Kadang Anda mungkin pernah mengatakan sesuatu yang menyakiti perasaan orang lain. Apakah Anda tahu apa yang Ia rasakan? Bagaimana jika Anda yang disakiti oleh perkataan orang lain? Pasti tidak enak rasanya.

Pandai-pandailah dalam berbicara, sehingga oran lain menghargai Anda dan apa yang Anda bicarakan.

Setiap Tempat Itu Ada Kata-Kata Yang Tepat Dan Setiap Kata-Kata Itu Ada Tempat Yang Tepat Pula
21.58 | 0 komentar | Read More

Hindarilah Menunda Pekerjaan


Menunda suatu pekerjaan saat ini sudah menjadi kebiasaan, termasuk mungkin Anda dan Saya. Tanpa kita sadari sudah berapa banyak pekerjaan yang telah kita tunda yang mungkin sampai saat ini belum kita selesaikan, bahkan belum kita kerjakan sama sekali.

Apakah Anda termasuk orang yang cukup punya banyak waktu luang? Manfaatkanlah, waktu luang Anda untuk hal-hal yang berarti bagi Anda. Anda pasti punya mimpi kan? Tapi bagaimana jika Anda tidak berani mengejar mimpi Anda sehingga Anda membuang waktu Anda yang berharga secara percuma.

Kerjakanlah semua yang Anda rencanakan satu per satu. Meskipun Anda mempunyai banyak rencana untuk dikerjakan, itu lebih baik jika Anda mengerjakannya satu per satu walaupun memerlukan waktu yang lama daripada Anda terus menundanya yang akhirnya Anda pun tidak bisa mengerjakan apa yang telah Anda rencanakan dan berakhir pula mimpi Anda.

Apabila saat ini Anda termasuk orang yang suka menunda pekerjaan, sekaranglah waktunya Anda mengerjakannya meski membutuhkan waktu yang lama. Jangan sampai kebiasaan Anda menunda pekerjaan, menghancurkan impian yang telah Anda bangun dengan susah payah.

Janganlah Mengakhirkan Pekerjaanmu Hingga Esok Hari Apa Yang Bisa Kamu Kerjakan Saat Ini
21.57 | 0 komentar | Read More

Hindarilah Mencela


Anda pernah melihat orang yang yang dicela?
Bagaimana kalau Anda yang mengalaminya?

Renungkanlah sejenak, berapa banyak orang yang telah Anda cela.  Bagaimana perasaan mereka ketika Anda mencela mereka dan bagaimana kalau hal itu menimpa Anda. 

Jangan hanya karena Anda kaya, maka Anda seenaknya bisa menghina dan mencela orang miskin. Bukan salah mereka kalau mereka miskin. Seharusnya Anda  menaungi mereka dan memberikan apa yang mereka butuhkan dengan kekayaan Anda. Bukankah itu lebih baik daripada mencelanya.

Jika Anda termasuk orang kaya, bersyukurlah dengan kekayaan yang Anda miliki. Janganlah Anda menjadi orang yang kikir (pelit) yang bisanya hanya menghina dan mencela orang lain.
Dengan menjadi orang kaya, maka jadikanlah kekayaan itu sebagai budi baik Anda. Janganlah Anda jadikan keyaan menampakan sisi buruk Anda.

“Bukanlah Cela Itu Bagi Orang Miskin Melainkan Bagi Orang Kikir (Pelit)”
21.53 | 0 komentar | Read More